Predikat sekolah hijau bukan barang baru bagi SMP Negeri 11 Madiun yang kokoh memegang gelar Adiwiyata Mandiri sejak 2016. Moch. Agus Setiono mengatakan, ‘’Siswa tidak sekadar menerima teori di kelas. Mereka langsung mempraktikkan proses menanam, merawat, hingga mengolah hasil panen menjadi produk bernilai jual". Hasil bumi dari kebun sekolah ini diolah secara kreatif. Tanaman pandan dan mawar disulap menjadi topping rasa untuk lipbalm, sawi difermentasi menjadi kimchi, sementara timun dan cabai diolah menjadi minuman serut serta asinan. Atas konsistensi menghadirkan ekosistem hijau yang berdampak sosial dan ekonomi ini, SMPN 11 Madiun dianugerahi penghargaan Green School dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026 setelah sebelumnya menyabet Juara 1 Melati Losida Kota Madiun.