Narasumber: Kasi SMA/PKPLK Cabdindik Jatim Wilayah Madiun(Canggih Swantaka Yoga Nendi)
Tanggal Posting:
02 July 2026
Ribuan Lulusan SMP Rebutkan Kursi SMA Negeri
Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru khususnya jenjang SMA Negeri ,di Kota Madiun menyisakan persoalan .Bahkan mendapatkan atensi dari Plt Walikota mADIUN f Bagus Panuntun. Atensi itu menyusul banyaknya warga Kota yang tidak dapat sekolah SMA Negeri. "Kebetulan saya menerima banyak laporan .Tentu,saja ini menjadi perhatian Pemkot Madiun,"kata Bagus. Menyingkapi hal itu ,Bagus mengaku bakal mengajak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun duduk bersama membahas persoalan tersebut. Berharap siswa warga kota dapat kesempatan bersekolah di SMA Negeri Wilayah Kota Madiun. "Nanti koordinasinya saya ingin murid yang ada di kota, khususnya SMA saya minta di Kota Madiun ,"ujarnya.Terpisah Kasi SMA /PKPLK Cabdindik Wilayah Kota Madiun Canggih Swantaka Yoga Nendi memberikan penjelasan mengenai daya tampung SMA Negeri .Berdasarkan datanya total lulusan SMP/MTS sederajat di Kota Madiun pada tahun ini mencapai 3.825 siswa . Jika melihat total daya tampung seluruh SMA dan SMK Negeri kuota yang tersedia sebenarnya sangat mencukupi dan banyak menyisakan banyak kursi kosong. Namun karena adanya keterbatasan kuota apabila fokus masyarakat hanya tertuju pada jenjang SMA Negeri. " Kalau hanya SMA Negeri saja tanpa melihat SMK Negeri ,tentunya tidak akan cukup menampung,"ungkap Canggih. Menanggapi keluhan masyarakat ,Canggih mengaku memahami aspirasi yang disampaikan .Yang pasti ,pihaknya telah memastikan seluruh proses SPMB berjalan sesuai petunjuk teknis dan prinsip obyektif ,transparan serta akuntabel."Sehingga tidak ada kelulusan kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan,"jelas Canggih. Tahun ini ,sebanyak 2.106 lembaga pemberi beasiswa dengan total alokasi 79.086 siswa."Ada (program beasiswa penuh dan potongan biaya pendidikan ) dan bisa dipantau di webside resmi SPMB Jatim,"pungkasnya.