Kawasan Kumuh Turun Drastis, Terbaik 1 Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Tingkat Jatim
Media: Bhirawa
Narasumber: Budi Agung Wicaksono (Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun)
Tanggal Posting:
27 February 2023
Kawasan Kumuh Turun Drastis, Terbaik 1 Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Tingkat Jatim
Kawasan permukiman kumuh di Kota Madiun turun drastis. Dari sebanyak 20 lokasi dengan total luasan mencapai 64,49 hektar pada 2020 lalu, permukiman kumuh tinggal menyisakan satu lokasi dengan luasan 0,91 hektar pada 2022. Hal itu tak terlepas dari kepedulian Wali Kota Madiun, Maidi dalam penanganan kawasan permukiman kumuh di Kota Pendekar. Kinerja apik itu pun berbuah manis dengan diraihnya penghargaan terbaik I penanganan kawasan permukiman kumuh tingkat Jawa Timur. Penghargaan diterima Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Budi Agung Wicaksono, Selasa (21/2) lalu. "Jadi kemarin itu undangannya adalah sinkronisasi penanganan kawasan kumuh oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur. Nah, didalamnya ada penyerahan piagam penghargaan itu,". Karenanya, Agung tidak menyangka akan diraihnya penghargaan itu. Sebab, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Begitu juga dengan penilaian yang dilakukan pihak provinsi tersebut. Agung menyebut penialaian dilakukan secara diam-diam.