5.000 Penari Teguhkan Madiun Kota Budaya, Gerakan Warga Bikin Wawali Pekalongan Kepincut
Media: radarmadiun.jawapos.com
Narasumber: Maikel Jeksen (Perwakilan Koordinator Aliansi BEM Madiun) dan Balgis Diab (Wakil Wali Kota Pekalongan)
Tanggal Posting:
29 August 2026
5.000 Penari Teguhkan Madiun Kota Budaya, Gerakan Warga Bikin Wawali Pekalongan Kepincut
Pahlawan Street Center (PSC) berubah menjadi lautan manusia. Lebih dari 5.000 warga bergerak bersama dalam Madiun Menari, meneguhkan langkah Kota Pendekar menuju Madiun kota budaya. Bukan sekadar pertunjukan tari kolosal, keterlibatan ribuan warga menjadi gambaran kuatnya partisipasi masyarakat dalam membangun identitas budaya kota. Terlebih, gerakan tersebut lahir dari inisiatif warga. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menegaskan "Ini bukan kegiatan Pemkot, ini kegiatan masyarakat. Semua inisiasi masyarakat. Hari ini 5.000 lebih masyarakat Kota Madiun bergerak untuk membangun kota ini menjadi salah satu kota budaya"."Saya senang. Berarti kegiatan yang diinisiasi masyarakat ini membuat semuanya ingin ikut terlibat. Harapan besar saya, inisiasi-inisiasi kegiatan itu berasal dari masyarakat"."Besar sekali. Jadi, yang jualan di sana insyaallah bakule payu, dagangane payu"."Kalau penghargaan, gampang". Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengatakan "Walaupun bukan warga Madiun, saya sangat bangga dengan pertunjukan yang spektakuler ini"."Masyarakatnya luar biasa. Hadir semua. Ini seperti bedhol desa. Tumpah ruah hadir untuk menari di sini. Saya melihat tidak ada satu penonton, semua ikut menari, kecuali media"."Wajah Kota Madiun tentu selalu cantik, apalagi di malam hari. Saya suka dengan Kota Madiun".