Telapak tangan Heri Eli Nuriyani kekuning-kuningan. Itu tak lepas dari kesehariannya sebagai peracik jamu. "Buat jamu karena dulu sering sakit pendarahan," katanya. Pada 2004, dia bersama kakaknya mengikuti pelatihan ekstrak jamu di Surabaya. Sekarang, dia piawai meracik empon-empon menjadi serbuk jamu.