Apresiasi Sikap Kritis Mahasiwa, Kapolres Madiun Kota Buka Ruang Dialogis
Pendekatan persuasif dan komunikatif diperlukan untuk menjaga situasi kondusif. Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengajak mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Madiun. Sebagai pejabat baru, Rizky mengaku masih perlu beradaptasi dengan karakteristik dan lingkungan Kota Madiun. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat dinilai penting agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan maksimal sekaligus mendapat dukungan dari masyarakat. "Sebagai warga baru, saya harus memperkenalkan diri dulu. Saya harus sowan kepada teman-teman supaya bisa saling mengenal dan ke depan bisa berhubungan lebih luas,”. “Mari sama-sama berkomitmen menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Madiun. Tujuannya bagaimana menciptakan iklim investasi yang baik, perekonomian yang stabil, pendidikan yang nyaman, dan kehidupan yang layak. Semua bermula dari situ,”. “Teman-teman mahasiswa kritis-kritis. Justru kami membutuhkan asupan dari mereka. Kami membutuhkan feedback, saran, masukan dan ide untuk pengembangan ke depan,". “Kalau memang domain saya, saya bisa memutuskan. Jika domainnya di luar kami, kami akan mencoba menjembatani aspirasi tersebut,”. "Potensi semua itu pasti ada. Namun, bagaimana kita mengelolanya,". "Kami akan merangkul masyarakat. dan berkomitmen bersama menjaga Madiun menjadi kota yang aman dan nyaman,”.