Desil Warga Kota Madiun Berubah, BPS Ungkap Penyebab dan Cara Memperbarui Data
Media: radarmadiun.jawapos.com
Narasumber: Abdul Azis (Kepala BPS Kota Madiun) dan F Bagus Panuntun (Plt Wali Kota Madiun)
Tanggal Posting:
04 September 2026
Desil Warga Kota Madiun Berubah, BPS Ungkap Penyebab dan Cara Memperbarui Data
Perubahan desil yang belakangan dikeluhkan sejumlah warga Kota Madiun bukan keputusan permanen. Data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersifat dinamis dan dimutakhirkan setiap tiga bulan sehingga posisi kesejahteraan keluarga dapat bergeser. Warga yang merasa klasifikasi desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi terkini dapat mengajukan pemutakhiran data. Kepala BPS Kota Madiun Abdul Azis mengatakan, "Data ini sifatnya dinamis. Jadi, setiap saat ada pembaruan-pembaruan data. Ada sumber data baru akan ditambahkan di sana"."Setiap triwulan kita ada pemutakhiran data. Karena ada pemutakhiran data itu berpotensi mengubah posisinya"."Yang dulu desil 4 kemudian terlempar ke desil 6 dan seterusnya, akhirnya BPS diberikan akses untuk membantu memverifikasi khusus penerima PIP maupun KIP-K"."Kami sekadar membantu melakukan verifikasi. Hasilnya nanti apakah desilnya berubah, naik atau turun, itu by system". Terpisah, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, "Saat ini teman-teman dinsos lagi turun menindaklanjuti dan masyarakat juga banyak yang melakukan pemutakhiran. Dinsos juga terus berkoordinasi dengan teman-teman di BPS"."Masyarakat yang desilnya 1–5 ini wajib untuk mengecek semuanya. Sehingga mereka tahu sekarang harus berbuat apa. Kalau mereka dapat bantuan, bantuannya apa"."Positifnya adalah masyarakat serius untuk selalu mengecek. Kalau negatifnya, orang kalau tiba-tiba dianggap kaya juga kaget, itu lumrah".