Duta Literasi SMAN 1 MADIUN: Bukan Sekadar Selempang, tapi Lebih Berdampak
Selempang boleh dipakai, nama boleh dikenal, tetapi menjadi duta literasi bukan soal tampil paling depan. Ada tanggung jawab yang jauh lebih besar: membuat orang lain ikut bergerak. Itulah semangat yang dibawa Duta Literasi SMA Negeri 1 Kota Madiun. Setelah resmi dibentuk pada 2025, program ini kini memasuki periode kedua dengan hadirnya Duta Literasi 2026. Syalsabila Rizki Tritian dan Alifan Dwi Satria menjadi bagian dari angkatan pertama, sementara Pelangi Tunjung Kusuma bersama Arvian Marveno melanjutkan estafet tersebut. Ninok panggilan Pelangi Tunjung Kusuma menyampaikan "Aku pengin belajar buat berdampak sih karena yang pasti jadi duta itu harus bisa berdampak bagi sekitar karena yang teman-teman tuh harus bisa merasakan keberadaan kita sebagai Duta Literasi". Sedangkan bagi Syalsabila, "Mungkin aku ini salah satu orang yang suka membacanya tuh lebih suka ke digital ya mungkin karena enggak lebih seru ya mungkin untuk anak-anak Gen Z juga. Nah, alasannya dipilih jadi duta literasi ini tuh mungkin karena saya memiliki potensi untuk di bidang literasi ini ya. Jadi saya ini juga membantu teman-teman untuk meningkatkan literasinya dan menegaskan bahwasanya literasi itu tidak hanya tentang membaca buku". Sementara itu, Alifan menyampaikan, "Saya sendiri sih lebih ke bakat minat. Kan tadi sudah dibilang bahwasanya bakat minat itu juga sebuah dari literasi. Saya sendiri juga sebenarnya suka bermain teater. Saya ikut teater yang namanya Barabima kalau di SMA Negeri 1 Madiun. Kita pastinya kan membaca naskah terlebih dahulu, membaca alur ceritanya kemudian menghayati. Nah secara tidak langsung kita berliterasi". Bagi Arvian, terpilih menjadi duta juga menjadi pengalaman untuk menguji keberanian dirinya. Ia mengaku, "Kalau dari aku sendiri sih mungkin terpilih jadi duta literasi itu mungkin karena para juri itu melihat saya punya potensi dari mulai walaupun saya tuh sebenarnya kurang PD cuma pas tes wawancara atau tes tulis tuh saya bisa menjawab dengan jawaban saya sendiri tentunya masuk akal, terus mungkin saya juga sebenarnya suka membaca novel-novel seperti itu".