Pemkot Madiun melalui dinas perhubungan (dishub) mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di enam ruas jalan.Kebijakan tersebut menyasar kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan sekitarnya guna mengurangi potensi kecelakaan (laka) serta mengurai kepadatan kendaraan, terutama saat akhir pekan dan musim libur.Plt Kepala Dishub Kota Madiun Agus Mursidi mengatakan rekayasa diterapkan di Jalan Kalimantan, Jalan Merapi, Jalan Sulawesi, Jalan Timor, Jalan Sawo Barat, dan Jalan Diponegoro. Jalan Kalimantan yang kini diberlakukan satu arah dari barat ke timur. Jalan Merapi juga diubah menjadi satu arah ke timur, yakni dari Jalan Pandan menuju Jalan Pahlawan. Jalan Sulawesi dibalik menjadi satu arah dari Jalan Pahlawan menuju Jalan Dr Soetomo. Kemudian, Jalan Sawo Barat yang sebelumnya dua arah kini diberlakukan satu arah dari barat ke timur hingga simpang Jalan Mangga. Dishub juga mencabut larangan motor melintas di Jalan Diponegoro. Kini kendaraan roda dua diperbolehkan melintas di ruas jalan tersebut tanpa pembatasan waktu. Agus menjelaskan, perubahan arus di Jalan Sulawesi dilakukan berdasarkan hasil Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang melibatkan kepolisian, pelaku usaha, serta sejumlah pemangku kepentingan. Keputusan itu diambil untuk mengurangi potensi laka.