Plt Wali Kota Madiun Gelar Konferensi Pers Padang Mbranang 2026, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Digital
Media: suaramedianasional.com
Narasumber: F. Bagus Panuntun (Plt Wali Kota Madiun)
Tanggal Posting:
27 July 2026
Plt Wali Kota Madiun Gelar Konferensi Pers Padang Mbranang 2026, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Digital
Pemerintah Kota Madiun resmi memulai rangkaian Padhang Mbranang 2026 melalui konferensi pers yang digelar di Gedung GCIO, Jumat (24/7/2026). Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya acara perdana berskala besar yang memadukan seni visual digital, video map, dan teknologi kreatif. Acara ini menjadi tonggak baru pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Madiun sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam membuka ruang yang luas bagi para kreator untuk berkarya dan berkolaborasi. Kegiatan tersebut menghadirkan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Founder Imajiwa sekaligus inisiator Padhang Mbranang Yedutun Linus Suwarno, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora), jajaran dewan juri, serta insan media. Padhang Mbranang 2026 digelar selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, dengan menampilkan 16 peserta terpilih sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa Padhang Mbranang merupakan kelanjutan dari berbagai pertunjukan video pemetaan yang telah beberapa kali digelar di Balai Kota Madiun. Menurutnya, pemerintah kini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mulai membangun ekosistem ekonomi kreatif digital yang berkelanjutan. “Kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif digital. Karena itu pemerintah menyiapkan infrastrukturnya. Kota Madiun menjadi salah satu daerah yang memiliki proyektor sendiri untuk mendukung pertunjukan video pemetaan, dan ke depan akan kami tambah lagi agar semakin banyak ruang berkarya bagi komunitas kreatif,”. “Hari ini Kota Madiun berani membuka ruang seluas-luasnya bagi para pelaku industri kreatif. Kami ingin Madiun dikenal bukan hanya sebagai kota transit, tetapi juga sebagai kota yang melahirkan karya-karya kreatif dan menjadi rumah bagi para kreator,”.