PSHT Pusat Madiun Bantah Terlibat Aksi Ratusan Pesilat di Jalan Merak: Itu Bukan dari Pihak Kami
Media: tugujatim.id
Narasumber: Anang (Ketua V Bidang Humas PSHT Pusat Madiun)
Tanggal Posting:
23 September 2026
PSHT Pusat Madiun Bantah Terlibat Aksi Ratusan Pesilat di Jalan Merak: Itu Bukan dari Pihak Kami
PSHT Pusat Madiun menanggapi aksi ratusan pesilat yang berlangsung di Jalan Merak, Kota Madiun, Selasa (22/09/2026). Mereka membantah dan memastikan massa yang menggelar aksi tersebut bukan berasal dari pihaknya. Aksi tersebut sebelumnya dilakukan ratusan pesilat yang disebut diduga berasal dari kubu Muhammad Taufiq. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk permintaan agar digelar Parapatan Luhur (Parluh) di Padepokan Agung Madiun (PAM) PSHT, Jalan Merak Nomor 10, Kota Madiun. Ketua V Bidang Humas PSHT Pusat Madiun Anang mengatakan, pihaknya telah melihat informasi mengenai aksi tersebut. Namun, berdasarkan pengamatannya, massa yang melakukan aksi bukan bagian dari PSHT Pusat Madiun. “Kalau melihat pelaksana aksi itu bukan dari pihak kami. Dalam pelaksanaan, peserta aksi juga tidak menggunakan atribut sesuai yang disampaikan advokatnya. Pun kami juga belum melakukan penelitian dan bertanya kepada aparat apakah aksi itu ada izin pemberitahuan sebelumnya, dalam hal ini adalah kepolisian,”. “Kemudian yang kami sayangkan kalau itu adalah aksi penyampaian pendapat, kok sampai ada aksi melempari petugas. Kan itu kasihan, petugas itu kan juga manusia yang hanya bertugas mengamankan,”. “Kemudian untuk tuntutan yang kami lihat dalam video yang beredar luas, tentunya akan mencerna dulu untuk memberikan jawaban. Apakah ini perlu dijawab atau tidak, ada korelasi dengan kami atau tidak, ini kan harus dilihat terlebih dahulu,”. “Nantinya jika kami benar-benar diundang oleh Pak Kapolres yang meminta untuk hadir, sebagai warga negara yang taat hukum kami tentunya akan hadir. Tetapi bukan tupoksi kami jika tiba-tiba menanyakan apakah kami benar akan diundang, ndaklah,”.