Membangun kesadaran lingkungan bukanlah tugas yang mudah, terutama di lingkungan padat penduduk dengan pola pikir masyarakat yang sudah lama terbentuk. Di Kampung Iklim Pesanggrahan, peran pengurus RT menjadi kunci utama dalam mengedukasi warga agar meninggalkan kebiasaan buruk seperti membakar sampah. Sebelum program Kampung Iklim (Proklim) diterapkan, lingkungan RW 11 sempat mengalami permasalahan sampah yang cukup serius. Warga cenderung acuh tak acuh dan sering membuang sampah sembarangan di jalan atau membakarnya di area terbuka, yang tentu saja sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan udara. Ketua RT 35, Fredy Didik M, menuturkan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif dan bertahap untuk merangkul warga, termasuk kalangan lanjut usia. "Setelah bergulirnya Proklim, kita memberi arahan-arahan secara pelan-pelan itu akan merubah cara pandang beliau-beliau karena di lingkungan kita kebanyakan sepuh-sepuh,". "Saya kalau tidak bisa menyampaikan seperti itu malu saya,".