Sumpah Pemuda di Era Gen Z, Bagaimana Anak Muda Memaknai Persatuan?
Media: rri.co.id
Narasumber: Andi Cahyadi, M.Psi., (dosen Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun)
Tanggal Posting:
28 October 2026
Sumpah Pemuda di Era Gen Z, Bagaimana Anak Muda Memaknai Persatuan?
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk merefleksikan kembali makna persatuan di tengah perubahan zaman. Bagi Generasi Z yang tumbuh bersama perkembangan teknologi dan media sosial, semangat persatuan tidak hanya diwujudkan melalui identitas sebagai bangsa Indonesia, tetapi juga melalui kemampuan menghargai perbedaan, membangun empati, dan menjaga hubungan sosial di tengah keberagaman. Perspektif tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Program Jaga Malam Pro 2 RRI Madiun bersama Andi Cahyadi, M.Psi., dosen Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun menyampaikan "Persatuan bukan berarti semua orang harus memiliki pendapat yang sama. Justru, kemampuan untuk menerima bahwa orang lain dapat memiliki pandangan berbeda tanpa harus merendahkan atau memusuhi mereka merupakan bagian penting dari kedewasaan dalam berinteraksi"."Semangat persatuan dapat diwujudkan melalui tindakan sehari-hari, seperti menghargai orang lain, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan berani membangun komunikasi ketika terjadi perbedaan. Anak muda tidak harus menunggu melakukan sesuatu yang besar untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan sosialnya".