Tradisi Grebeg Maulid Hidup Lagi di Madiun, Gunungan Jaler-Estri Jadi Rebutan Warga
Media: jatim.tribunnews.com
Narasumber: F. Bagus Panuntun (Plt Wali Kota Madiun)
Tanggal Posting:
25 August 2026
Tradisi Grebeg Maulid Hidup Lagi di Madiun, Gunungan Jaler-Estri Jadi Rebutan Warga
Setelah vakum selama sekitar enam tahun, tradisi Grebeg Maulid Nabi Muhammad Saw kembali digelar di Kota Madiun, Selasa (25/8/2026). Rangkaian peringatan hari kelahiran Rasulullah Saw itu dimulai dari Masjid Kuno Taman atau Masjid Donopuran, Jalan Asahan, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Dua tumpeng berbentuk gunungan, yakni Gunungan Jaler dan Gunungan Estri, dikirab dari halaman masjid menuju Alun-alun Kota Madiun. Keduanya menempuh rute sekitar lima kilometer. Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun mengatakan, kembalinya Grebeg Maulid bukan sekadar menghadirkan kembali sebuah tradisi yang sempat vakum. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi sarana untuk memaknai dan meneladani sifat-sifat Rasulullah Saw. "Dari pemerintah kota, satu, bagaimana momen ini kita memaknai sifat-sifat Nabi Rasulullah. Yang kedua, budaya yang ada di Grebeg Maulid ini harus tetap kita jaga karena beberapa tahun terakhir kita tidak melaksanakan kegiatan seperti ini,". "Semoga bisa menjadi tuntunan dan tontonan yang menarik dan bisa dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat Kota Madiun yang tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,".