Warga Madiun Sulap Sampah MBG Jadi Biodiesel, Solusi Krisis Solar hingga Dilirik Nigeria
Media: jatim.tribunnews.com
Narasumber: Cahya Yudi Widianto (warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun)
Tanggal Posting:
26 July 2026
Warga Madiun Sulap Sampah MBG Jadi Biodiesel, Solusi Krisis Solar hingga Dilirik Nigeria
Terobosan di bidang energi baru terbarukan berhasil dilakukan warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (26/7/2026). Cahya Yudi Widiantoro mampu mengolah limbah sampah organik jadi bahan bakar alternatif pengganti solar untuk mesin diesel yang diberi nama Marolis Biodiesel 100 (MB-100). Penemuan bahan bakar nonfosil tersebut bermula dari keresahan Cahya saat mendengar keluhan para petani dan nelayan yang kerap kesulitan memperoleh solar bersubsidi. Dengan mengandalkan barcode, mereka harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya demi mendapatkan jatah solar. Berangkat dari kondisi ini, Cahya melihat potensi besar limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui metode De Novo dan Ex Novo, ia mengembangkan biodiesel berbasis sumber daya nonfosil sebagai alternatif bahan bakar diesel. "Pertama difermentasi untuk mendapatkan biomassa. Bakteri yang ada di minyak dan bakteri dari limbah organik saling menghabiskan karbon sehingga menghasilkan biomassa yang tinggi. Dengan proses itu, satu liter minyak jelantah atau minyak sawit bisa menjadi satu liter biodiesel,". "Sebenarnya tidak terbatas pada limbah makanan atau tumbuhan tertentu. Semua limbah organik asalkan mempunyai kandungan karbon maka bisa diolah jadi MB-100,".