Pembuatan Kartu AK-1 di Kota Madiun Melonjak, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Media: radarmadiun.jawapos.com
Narasumber: Ike Yessica Kusumawati (Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker-KUKM Kota Madiun)
Tanggal Posting:
10 July 2026
Pembuatan Kartu AK-1 di Kota Madiun Melonjak, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Permohonan pembuatan kartu pencari kerja (AK-1) di Kota Madiun meningkat pada musim kelulusan sekolah tahun ini. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun telah menerbitkan 194 kartu AK-1, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada Mei. Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker-KUKM Kota Madiun Ike Yessica Kusumawati mengatakan, "Angka tertinggi tercatat pada Mei dengan 79 pemohon. Lonjakan ini cukup signifikan dibanding bulan lainnya"."Setelah diverifikasi sesuai SOP, kartu AK-1 bisa dicetak mandiri oleh pemohon dalam waktu sekitar 60 menit"."Mayoritas pemohon mengurus AK-1 sebagai syarat administrasi menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Negara tujuan yang paling banyak diminati adalah Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang".