Dua Dapur MBG di Kota Madiun Belum Daftarkan Relawan ke BPJS Ketenagakerjaan
Belum seluruh relawan yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dari 24 SPPG yang telah beroperasi, masih ada dua dapur yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun Sevy Renita Setyaningrum mengatakan, tingkat kepesertaan pekerja SPPG di Kota Madiun saat ini mencapai 91,75 persen. "Rata-rata setiap SPPG mempekerjakan sekitar 45–47 orang,". "Kami minta yang bekerja saat ini didaftarkan dulu. Kalau nanti ada pekerja keluar atau masuk, datanya bisa diperbarui,". "Kami bersama Disnaker melakukan pendampingan dan kunjungan ke SPPG yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan pekerjanya,".