Pemkot Madiun Susun Anggaran 2027, BPKP Evaluasi Lima Sektor Pembangunan
Media: suaramedianasional.com
Narasumber: Hasoloan Manalu (Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur) dan F. Bagus Panuntun (Plt Wali Kota Madiun)
Tanggal Posting:
30 September 2026
Pemkot Madiun Susun Anggaran 2027, BPKP Evaluasi Lima Sektor Pembangunan
Perencanaan yang matang menjadi kunci agar anggaran pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun menerima hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penganggaran tahun 2027. Policy brief hasil evaluasi perencanaan pembangunan dan penganggaran 2026 tersebut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Hasoloan Manalu kepada Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Ruang 13 Balai Kota. Evaluasi mencakup lima sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, stunting, kemiskinan, dan ketahanan pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengukur sejauh mana perencanaan dan penganggaran Pemkot Madiun telah mendukung pencapaian tujuan pembangunan secara efektif. Hasoloan Manalu mengatakan, "Tujuan kami melakukan evaluasi perencanaan penganggaran secara khusus di tahun 2026 terhadap lima sektor yaitu pendidikan, kesehatan, stunting, kemiskinan, juga ketahanan pangan. Untuk melihat sejauh mana perencanaan penganggaran yang dilakukan di pemerintah daerah Kota Madiun itu bisa secara efektif untuk bisa mencapai tujuan yang diharapkan"."Harapannya, perencanaan penganggaran di Kota Madiun itu semakin efektif untuk bisa mencapai visi misinya Wai Kota, sehingga pembangunan yang dilakukan daerah manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Madiun". Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyambut "Tentunya dengan adanya evaluasi dari BPKP ini, ini semakin jelas bahwa potret apa yang kita laksanakan di tahun 2026 mulai apa yang kita rencanakan sesuai dengan RPJMD ini sudah jelas. Hasilnya bagaimana, plus minusnya bagaimana. Yang ini yang diperlukan, oleh karena itu hari ini kami bersyukur ada beberapa evaluasi yang harus kita perbaiki lagi"."Kita punya banyak ilmu dari BPKP untuk nanti perbaikan kita ke depan dan alhamdulillah dari seluruh lima poin, lima poin, lima sektor yang dicek ini, alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan begitu, walaupun ada satu yang butuh penyesuaian saja".