Pupuk Subsidi di Madiun Raya Tersedia 31.267 Ton, Petani Tak Wajib Tebus Paketan
Media: lenteratoday.com
Narasumber: Eko S. (Regional CEO 3 Pupuk Indonesia); Wawan A. (Senior Manager Regional 3A Pupuk Indonesia); dan Suharno (Ketua KTNA Kabupaten Madiun)
Tanggal Posting:
09 October 2026
Pupuk Subsidi di Madiun Raya Tersedia 31.267 Ton, Petani Tak Wajib Tebus Paketan
PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi hingga 7 Oktober 2026 mencapai 31.267 ton, untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah Madiun Raya menjelang musim tanam Oktober 2026 hingga Maret 2027. Regional CEO 3 Pupuk Indonesia, Eko Suroso mengatakan "Secara keseluruhan, stok pupuk bersubsidi di Jawa Timur mencapai 251.954 ton. Jumlah tersebut terdiri dari 145.489 ton urea, 90.294 ton NPK Phonska, 11.913 ton Petroganik, 2.724 ton ZA, 1.187 ton SP-36, dan 348 ton NPK Kakao". Senior Manager Regional 3A Pupuk Indonesia, Wawan Arjuna mengatakan "Kandungan karbon organik dalam Petroganik disebut mencapai minimal 15 persen". Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun, Suharno mengatakan "Tidak ada konsep seperti itu (penebusan paketan). Konsepnya bagaimana petani bisa beralih menggunakan pemupukan berimbang".