PSHT Tunda Parluh di Madiun, Tegaskan Tempuh Jalur Hukum dan Minta Warga Tak Terprovokasi
Media: ketik.com
Narasumber: Humas Pengurus Pusat PSHT
Tanggal Posting:
26 September 2026
PSHT Tunda Parluh di Madiun, Tegaskan Tempuh Jalur Hukum dan Minta Warga Tak Terprovokasi
Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) akhirnya menunda pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) yang sedianya digelar di Padepokan Agung Madiun, Sabtu, 26 September 2026. Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika dan situasi yang berkembang menjelang pelaksanaan agenda organisasi tersebut. Ketua Umum PSHT H. Muhammad Taufiq melalui Humas Pengurus Pusat PSHT menyampaikan, penundaan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kondusivitas Kota Madiun. “Penundaan ini bukan bentuk kekalahan, melainkan bagian dari perjuangan serta komitmen organisasi untuk tetap mengupayakan agar Parapatan Luhur dapat diselenggarakan secara resmi di Padepokan Agung Madiun pada waktu yang ditentukan kemudian,” . “PSHT menegaskan komitmennya untuk tidak memicu bentrokan atau kerusuhan di Kota Madiun,”. “Pengurus Pusat menyayangkan sikap diskriminatif serta tindakan berlebihan dari oknum aparat keamanan dan Forkopimda setempat,”.