Solusi Krisis Solar, Warga Madiun Sulap Sampah MBG Jadi Biodiesel, Dilirik Investor Nigeria
Media: tribunnews.com
Narasumber: Cahya Yudi Widianto (warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun)
Tanggal Posting:
27 July 2026
Solusi Krisis Solar, Warga Madiun Sulap Sampah MBG Jadi Biodiesel, Dilirik Investor Nigeria
Seorang warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Cahya Yudi Widiantoro, mengembangkan bahan bakar alternatif bernama Marolis Biodiesel 100 (MB-100) dari limbah organik sebagai pengganti solar untuk mesin diesel. Inovasi tersebut lahir dari keresahannya terhadap kesulitan petani dan nelayan memperoleh solar bersubsidi serta kini menarik perhatian investor dari Nigeria. Cahya memanfaatkan berbagai bahan baku, seperti minyak jelantah, bagas atau limbah tebu, tepung ketela, limbah pasar, hingga sisa makanan dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh bahan difermentasi untuk menghasilkan biomassa sebelum melalui proses esterifikasi dan transesterifikasi hingga menjadi biodiesel. "Pertama difermentasi untuk mendapatkan biomassa. Bakteri yang ada di minyak dan bakteri dari limbah organik saling menghabiskan karbon sehingga menghasilkan biomassa yang tinggi. Dengan proses itu, satu liter minyak jelantah atau minyak sawit bisa menjadi satu liter biodiesel,". "Untuk sementara belum diperjualbelikan kepada masyarakat. Saat ini kami berikan kepada teman-teman petani untuk uji pemanfaatan,". "Yang dibeli adalah teknologinya, bukan barangnya,".