Warga Rejomulyo Madiun Sulap Sampah Organik Jadi Pupuk dan Eco Enzyme
Sampah rumah tangga di RW 5 Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun, tak lagi seluruhnya berakhir di tempat pembuangan sampah. Melalui Program Kampung Iklim (Proklim), warga mengolah limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC), eco enzyme, dan kompos untuk mendukung pertanian serta perikanan di lingkungan setempat. Ketua Proklim RW 5 Rejomulyo Setyono mengatakan, pengelolaan sampah dimulai dari proses pemilahan di tingkat rumah tangga. Air cucian beras difermentasi menjadi pupuk organik cair, sedangkan sisa sayuran, kulit buah, daun kering, hingga kulit telur diolah menjadi kompos maupun eco enzyme. Hasil olahan tersebut dimanfaatkan untuk menyuburkan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). "Kami mulai dari rumah. Sampah yang masih bisa dimanfaatkan diolah agar tidak semuanya berakhir di TPS atau TPA,". "Kalau gerakan ini diterapkan lebih luas, beban sampah yang masuk ke TPS dan TPA bisa berkurang,".